Harmoni Gamelan Soepra SMA Kolese Loyola

Balkondes Ngadiraharjo, Borobudur, Magelang (16/11/2025) – Kelompok musik gamelan modern dari SMA Kolese Loyola Semarang, yang dikenal sebagai Gamelan Soepra (Gamsoep), baru saja menorehkan pengalaman berharga dengan tampil memukau sebagai bintang penutup dari rangkaian acara “ANGKRINGAN BOROBUDUR ; Nglaras Rogo, Nglaras Roso, Nglaras Wiromo” oleh LONGRUNRANGERS, sebuah komunitas lari yang didirikan pada tahun 2018. Panggung utama yang berlokasi di Balkondes Ngadiraharjo ini menjadi saksi perpaduan antara semangat olahraga, perjalanan, dan ekspresi seni budaya di kawasan yang dikelilingi pemandangan indah.

Maraton Persiapan dan Puncak Acara

Persiapan telah dilakukan oleh tim Gamsoep 2 bulan sebelum acara diadakan, semenjak bulan September. Walaupun ada berbagai tugas dan ulangan yang menanti, kami tetap menyempatkan waktu untuk melaksanakan latihan rutin pada sela waktu jam istirahat dan pada jam ekstra Soepra. Seluruh anggota Gamsoep sangat bersemangat dalam berlatih dan menghafalkan 10 lagu yang akan ditampilkan, berharap agar dapat menampilkan yang terbaik pada waktu pelaksanaan acara. 

Perjalanan tim Gamsoep dimulai pada hari Minggu pagi, tepat pukul 06.00 WIB. Rombongan yang menggunakan bus tiba di Balkondes Ngadiraharjo sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah perjalanan panjang, kami langsung melakukan check sound untuk memastikan setiap instrumen siap. Sesi check sound berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.

Usai santap siang dan sesi make up, suasana venue di Ngadiraharjo sudah ramai menyambut puncak acara. Pukul 18.00 WIB, acara Angkringan Borobudur resmi dibuka, menampilkan berbagai talenta pendukung, mulai dari band hingga tarian.

Puncak yang paling dinantikan, yakni penampilan Gamelan Soepra, tiba menjelang akhir rangkaian acara. Tepat pukul 20.30 WIB, Gamsoep mengambil alih panggung dan bertindak sebagai penampil sebelum penutupan. Selama satu jam penuh, Gamsoep sukses menyajikan sepuluh lagu dengan aransemen gamelan yang inovatif dan energik.

Pada acara Angkringan Borobudur ini, Gamsoep membawakan 10 lagu-lagu hits lintas genre yang digubah ulang, termasuk: Anoman Obong, Kala Cinta Menggoda, Selalu Ada Di Nadi, Can’t Take My Eyes Off You, Final Countdown, Rungkad, Gethuk, Jogja Istimewa, Bendera, dan Laskar Pelangi.

Perpaduan unik antara gamelan dengan lagu-lagu bersemangat ini sukses membuktikan bahwa musik tradisional mampu beradaptasi, menjadikannya penutup yang sempurna untuk perayaan acara.

Malam itu ditutup dengan momen kebersamaan yang hangat: para pemain Gamsoep, penonton, runner yang baru menyelesaikan acara lari, dan grup musik Alfakustik berbaur menjadi satu, menari dan bernyanyi bersama. Momen ini sukses merayakan semangat kebersamaan dan seni yang inklusif.

 

Eksplorasi Candi dan Pulang ke Semarang

Keesokan harinya, para anggota Gamsoep melakukan perjalanan wisata budaya. Setelah check out dari Balkondes pada pukul 09.00 WIB, kami segera berangkat menuju kompleks Candi Borobudur.

Ditemani oleh tour guide, kami melakukan kunjungan ke museum, sebelum menapaki anak tangga dan mencapai puncak candi. Mulai dari sejarah, fakta menarik, pelajaran hidup seperti hukum Karma dan mekanisme pembangunan Candi Borobudur serta mematahkan mitos-mitos mengenai Candi Borobudur. Kami mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga  pada sesi ini. Baru setelah itulah kami mendaki ke puncak Candi Borobudur, memahami makna dan nilai yang ada secara langsung, dan ikut menjaga serta menghormati adat yang ada. Kunjungan ke situs warisan dunia ini menjadi sesi cool down dan refleksi atas warisan budaya yang telah mereka representasikan di atas panggung. Tidak hanya itu, perjalanan ini juga turut memupuk dan mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangga terhadap keragaman budaya di Indonesia di dalam diri kami sebagai generasi muda Indonesia.

Tepat pukul 12.00 WIB, rombongan Gamsoep bertolak kembali ke Semarang. Suasana di dalam bus sepanjang perjalanan pulang dipenuhi gelak tawa dan kebersamaan yang erat. Seluruh anggota tim sepakat bahwa kunjungan kerja sekaligus wisata ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Refleksi dan Harapan

Penampilan Gamelan Soepra, yang memadukan gamelan dengan lagu-lagu hits lintas genre (dari Anoman Obong hingga Laskar Pelangi), telah membuktikan bahwa seni tradisi tidaklah kaku dan tak lekang oleh waktu. Sebagai generasi muda yang memiliki minat dalam bermusik, kami para anggota Gamelan Soepra sangatlah merasa bangga dan senang dapat tampil menjadi perantara yang membawa gamelan ke ranah musik modern dan populer. Kami pun turut bersyukur atas respon positif dari para penonton yang turut menari dan bernyanyi bersama dalam penampilan Soepra. 

Untuk kedepannya, kami berharap agar Gamelan Soepra dapat menjadi wadah yang tepat dan suportif bagi banyak orang di masa depan untuk menghargai, dan mempelajari seni tradisi gamelan, maupun mengembangkan talenta bermusiknya. Seluruh latihan dan penampilan kami, kami harapkan supaya senantiasa dapat menciptakan semangat kolaborasi dan kebersamaan dari para pemain maupun penonton. Semoga kedepannya Gamelan Soepra dapat berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan acara-acara lainnya untuk menyebarkan semangat kebersamaan, bermusik, berkolaborasi, dan berbudaya kepada khalayak umum yang lebih luas.

 

Ditulis oleh :

Felicia Edita Arga/XI-F/11

Jason Alexander Cahyadi Santoso/XI-E/22