Sarasehan & Camping Rohani SMA Kolese Loyola Kelas X

Secara konkret atau partikular pembelajaran budi, hati dan kehendak (tiga daya jiwa) dalam perspektif Spiritualitas Ignasian di dalam sarasehan hendak difokuskan pada relasi siswa/i kelas X dengan teman-temannya sendiri sesama siswa/i SMA Kolese Loyola, relasi mereka dengan para guru pengajar dan dengan sekolah. Dengan mengomunikasikan situasi relasi-relasi yang dimaksud, siswa/i kelas X diharapkan dapat bersama-sama tumbuh sebagai pribadi yang integral dan peka pada situasi dirinya sendiri dan sesamanya serta ikut serta pula menghayati dan mendalami nilai-nilai Ignasian dalam seluruh hidupnya.

Bentuk utama atau inti dari sarasehan adalah perjumpaan komunikatif antara siswa, guru dan sekolah. Yang dimaksud dengan komunikatif adalah setiap subyek atau pelaku tersebut dapat saling mengomunikasikan situasi relasi mereka satu sama lain sehingga dengan demikian tercipta keterbukaan dan saling pengenalan atau pemahaman atas situasi masing-masing dan diharapkan lewat sarasehan mereka dapat terdorong untuk bertumbuh atau meningkatkan kualitas-kualitas hidup dan individu mereka, baik sebagai pelajar mau pun guru yang mengajar.

Bentuk lain sebagai perluasan kegiatan sarasehan ini adalah kegiatan akan diselenggarakan di alam terbuka serta dimungkinkan untuk melakukan dinamika kelompok dengan sasaran-sasaran yang mendukung sasaran-sasaran utama di atas. Untuk itu di bawah ini disampaikan beberapa bentuk kegiatan yang harus ada dalam run-down acara yang dibuat.

1. Sarasehan antar siswa, antara siswa dan guru, serta antara siswa dan sekolah.

2. Camping dan kegiatan memasak bersama

3. Dinamika kelompok (komunitas kelas)

Ad Maiorem Dei Gloriam

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *