Ekskursi Kelas XI

 

EKSKURSI KELAS XI TAHUN 2016

 

 

 

Siswa-siswi SMA Kolese Loyola kelas XI telah menjalani pendidikan di Loyola selama setahun. Dalam pendidikan setahun lampau mereka telah mengenyam dan mengetahui banyak hal yang berkaitan dengan semangat dan nilai-nilai di Loyola; misalnya Competence, Compassion, Conscience, Leadership dan lain sebagainya.

 

 

 

Beberapa dari nilai-nilai tersebut telah diaktualisasikan dalam beberapa kegiatan baik di dalam maupun di luar komplek SMA Kolese Loyola. Live In salah satu kegiatan besar mereka di luar komplek Loyola. Mereka menerapkan nilai-nilai untuk hidup bersama dalam lingkungan masyarakat.

 

 

 

Pengalaman hidup bersama dalam lingkungan telah mereka lakukan. Setelah mengalami hal itu untuk memperdalam dan mengamalkan nilai yang mereka ketahui adalah dengan kegiatan pelayanan sosial yang sering disebut“ekskursi”. Kegiatan ini mengajak mereka tidak hanya untuk hidup bersama dalam lingkungan namun mengajak mereka untuk terlibat aktif dalam pelayanan. Dengan demikian kegiatan ini diharapkan menuntut mereka untuk berbuat sesuatu dalam tempat tinggal mereka.

 

 

 

Oleh karena itu mereka akan tinggal di dalam Panti Asuhan Yatim Piatu, Panti Wredha, Panti Cacat Ganda, ataupun semacamnya. Tempat-tempat yang dipilih tersebut diharapkan dapat mengkondisikan gerak mereka untuk berbuat pada orang lain;misalnya di Panti Wredha : mereka diharapkan membantu para suster atau pekerja disana untuk melayani para penghuni yang dititipkan mereka. Disamping itu juga untuk melihat keluh kesah para orang tua yang dititipkan di Panti tersebut sehingga menggugah Conscience (Suara hati) mereka.

 

 

 

Jadi kegiatan “ekskursi” ini diberikan untuk pengamalan nilai-nilai yang mereka dapatkan dan pendalaman nilai tersebut dalam pembentukan karakater di Loyola.

 

 

 

Tujuan

 

 

 

Program ini bertujuan membantu siswa mengenal kehidupan di panti asuhan, panti wredha dan panti asuhan cacat ganda. Tidak hanya mengenal kehidupan di panti, siswa juga diajak untuk mampu berempati dengan orang yang tinggal di panti. Program ekskursi ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi para siswa untuk melatih bela rasa atau compassion yang selama ini mereka hayati di dalam sekolah. Selama melaksanakan ekskursi, para siswa diharapkan dapat belajar hidup bersama, memahami kehidupan di panti, mau berbagi, dan lebih mensyukuri hidup.

 

 

 

Tujuan umum :

 

 

 

1. Keberpihakan kepada kaum miskin dan terpinggirkan (option for the poor)

 

 

 

Melalui ekskursi, SMA Kolese Loyola bermaksud membangun kesadaran sosial siswa/i kelas XI tentang realita sosial sebenarnya kaum miskin kota yang sering tidak mendapat kesempatan yang sama dengan warga kota lainnya.

 

 

 

2. Perjumpaan dan Pengalaman

 

 

 

Melalui ekskursi, siswa/i diharapkan semakin mampu menghargai pengalaman dan perjumpaan konkret dengan situasi dan realita orang atau masyarakat lainnya. Siswa/i perlu memahami bahwa keterbukaan pada perjumpaan dan pengalaman tersebut membuka wawasan yang lebih luas tentang keadaan dunia sekitar mereka.

 

 

 

3. Kemandirian

 

 

 

Ekskursi diharapkan membantu siswa/i untuk belajar mandiri dan belajar bekerjasama dengan sesama siswa/i lainnya dalam membangun kepedulian yang nyata. Sekolah memang memfasilitasi ekskursi, namun kegiatan akan berdaya guna apabila siswa/i mampu secara mandiri aktif dan terlibat dalam kepedulian yang dijumpainya.

 

 

 

4. Kesederhanaan

 

 

 

Siswa/i secara konkret didorong untuk melihat dan menjumpai mereka yang kurang beruntung dalam hidup mereka. Perjumpaan tersebut diharapkan akan membuat mereka menjadi lebih rendah hati, mau belajar hidup sederhana sebagai wujud tanggapan kongkret aktual terhadap persoalan yang mereka temui

 

 

 

 

 

 

Tujuan khusus :

 

 

 

1. Di Panti asuhan :

 

 

 

a. Siswa diajak untuk bersyukur bahwa masih memiliki keluarga atau orangtua yang penuh kasih merawat dan membesarkannya.

 

 

 

b. Berempati dengan teman-teman yang hidup di panti asuhan.

 

 

 

2. Di Panti Wredha :

 

 

 

a. Siswa diajak untuk menyadari bahwa betapa berharganya kedua orangtua mereka dan betapa pentingnya memberikan kasih sayang dan perhatian bagi kedua orangtuanya.

 

 

 

b. Siswa juga disadarkan bahwa penting untuk merawat orangtua sendiri sampai akhir hayat, sesibuk apapun mereka kelak.

 

 

 

3. Di Panti Asuhan Cacat Ganda

 

 

 

a. Siswa diharapkan mampu mensyukuri keadaan dirinya yang sempurna.

 

 

 

b. Siswa dilatih untuk peduli dan mampu berbela rasa dengan para penyandang cacat ganda.

 

 

 

Tempat Kegiatan :

 

  1. PA Cacat Ganda Bhakti Asih

  2. PA Eunike

  3. PA Griya Bahtera Kasih

  4. PA Kristen Tanah Putih

  5. PA Pangrekso Dalem ( Betlehem )

  6. PA Putri Cristopherus

  7. PA St Thomas

  8. PA Wikramaputra

  9. Panti Cacat Ganda Bhakti Luhur

  10. Panti Cacat Ganda Sumber Kasih ( Yayasan Elisabeth )

  11. Panti Wreda Elim

  12. Panti Wreda Pangayoman

  13. Panti Wreda Mandiri Salib Putih

  14. Panti Wreda Rindang Asih I, II, III

  15. The School of Life Foundation

  16. SLB – B Karya Bakti

  17. SOS Desa Taruna ( Kinderdorf )

  18. Wisma Rela Bhakti

  19. PA Bethlehem

  20. PA Salib Putih

  21. Panti Wreda Sosial

  22. PA Pondok Diakonia

 

Waktu Pelaksanaan:

Gelombang I, : 3- 6Maret 2016

Gelombang II, : 6- 9 Maret 2016

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *