Gelar Karya 2026, acara yang menampilkan karya seni dari para KKL 74, dimulai pada hari Jumat, 23 Februari 2026. Gelar Karya 2026 memiliki tema yakni “Gema Pusaka” untuk mengingatkan pentingnya nilai budaya luhur sebagai bangsa Indonesia. Berbagai penampilan mengawali opening dari Gelar Karya pada tahun ini termasuk tarian unik dengan kostum Nusantara dari Lotrada (Loyola Traditional Dance), drama singkat mengenai Arunika yang bermimpi untuk mencari benda pusaka dari suara ‘asing’ yang berasal dari Dewa, duo violinis yang menampilkan special performance dengan lagu klasik, dan doa yang dipimpin oleh Pater Yudho selaku Kepala Yayasan SMA Kolese Loyola. Maria Godeliva selaku ketua koordinator dari Gelar Karya 2026 juga memberikan sepatah kata untuk menyampaikan nilai dari Gelar Karya 2026 yakni tanggung jawab, kebersamaan, dan nilai budaya Indonesia.
Setelah pembukaan, Gelar Karya 2026 menampilkan LRB (Loyola Rock Band) untuk bernyanyi bersama para penonton. Tidak hanya itu, para siswa dan guru pun bernyanyi bersama untuk memeriahkan acara. KKL 75 juga hadir untuk melakukan penggalangan dana dengan menjual makanan yang disantap oleh para penonton dan seluruh siswa yang hadir di acara ini. Penampilan paling menarik ditampilkan oleh perwakilan dari setiap kelas yang sangat bervariasi yang terbagi menjadi drama, tarian, band, dst. Sebagian dari KKL 74 terpilih untuk melakukan live drawing in canvas yang ditunjukkan secara nyata mulai dari sketsa hingga penggunaan cat.
Acara Gelar Karya dilanjut pada Sabtu, 24 Februari 2026 pada pukul 07.00. Suasana tetap terlihat ramai dan hidup, terlebih dengan adanya kunjungan dari siswa-siswi SMP Mondial, SMP Domsav, dan SMP Maria Goretti yang tampak antusias mengamati setiap karya yang ada sembari berinteraksi dengan para KKL. Siswa-siswi tersebut pun mengikuti kegiatan workshop watercolor dengan Pak Kustiono sebagai narasumbernya. Dalam workshop tersebut, siswa-siswi SMP dapat belajar teknik-teknik cat air dan berkarya sesuai keinginan masing-masing.
Sebagai penutup rangkaian acara Gelar Karya, suasana lebih dimeriahkan dengan kelanjutan drama singkat Arunika bersama penampilan Baloco, serta dance yang memukau seluruh hadirin. Kemudian, acara secara resmi ditutup oleh Pater Ferdi dengan pesan penuh makna dan harapan bagi seluruh peserta. Kebersamaan acara ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama angkatan 74 sebagai simbol persaudaraan, kenangan, dan kebanggaan atas terselenggaranya Gelar Karya dengan sukses, lancar, dan penuh sukacita. Dengan berakhirnya acara ini, Gelar Karya diharapkan menjadi momen inspiratif yang memberi semangat baru bagi seluruh panitia maupun peserta.
Berikut adalah link IG Dokumentasi sebagai berikut:
https://www.instagram.com/stories/highlights/18099151144875822/
https://www.instagram.com/stories/highlights/18081287867229259/
https://www.instagram.com/stories/highlights/18087677975027388/
https://www.instagram.com/stories/highlights/18140326960426597/










