Semangat menjadi generasi muda yang peduli lingkungan diwujudkan oleh KKL Kelas X A–E melalui Ignatian Development Programme (IDP) Ecopreneurship. Program ini tidak hanya mengajak siswa untuk belajar mengembangkan bisnis, tetapi juga membangun bisnis yang memberikan perhatian terhadap kelestarian lingkungan.
Salah satu tema yang diikuti adalah ecopreneurship adalah ecoprint. Ecoprint merupakan teknik mencetak motif pada kain atau media lain (misalnya mug dan tumbler) dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tumbuhan untuk menghasilkan motif serta warna yang unik.
Dalam workshop ini, KKL berkesempatan belajar ecoprint metode steam—yaitu cara memindahkan motif alami dari dedaunan dan bunga ke permukaan kain dengan menggunakan uap panas. Materi disampaikan langsung oleh Kak Maya, founder PANARIMA | ECOPRINT & NATURAL DYE.
Kak Maya menceritakan bahwa inspirasi bisnis ecoprint muncul dari komitmennya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus keinginannya membangun usaha yang berdampak sosial bagi masyarakat sekitar. Bisnis Pana.rima, yang berdiri sejak 2021, telah menghasilkan berbagai karya seperti baju, dress, tote bag, dan produk fashion lainnya. Produk-produk tersebut tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar internasional hingga Belanda. Pana.rima juga pernah meraih juara lomba Krenova tingkat daerah dan aktif mengikuti berbagai pameran nasional.
Antusiasme KKL terlihat selama workshop, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai strategi dan pengembangan bisnis ecoprint, tetapi juga berkesempatan melakukan praktik langsung. Tahapan yang dipelajari meliputi mordanting kain, menyiapkan daun, menata pola daun secara kreatif, membungkus kain untuk proses steam, hingga menghasilkan kain ecoprint yang unik.
Hasil karya para siswa kemudian dipamerkan di akhir kegiatan. Setiap motif menunjukkan keunikan tersendiri yang tidak bisa diduplikasi. Workshop ini menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan bisnis ecopreneurship sekaligus pelatihan keterampilan pembuatan ecoprint dengan teknik steam. Ecoprint bukan hanya sekadar produk, tetapi juga wujud seni, kreativitas, dan kecintaan pada lingkungan. Tunggu kreasi dan karya tim Ecoprint dalam Ecoprenurship semester ini, jagan lupa pesan produk Ecoprint Loyola.






