Kreativitas, Kompetisi, dan Kebersamaan – Reportase Classmeeting II 2025

Tanpa disadari, waktu bergegas melintasi kita dan Classmeeting II 2025 ini sudah berjalan selama seminggu. Di hari ketujuh ini, KKL kembali melakukan berbagai macam pertandingan mulai dari PlayStation, sepak bola, basket, PUBG, mural, dan juga Inigo in Borderland yang masih berlanjut. Yuk simak keseruannya!

Penasaran dengan mural? Mural pada hari ini sudah mengalami progres yang signifikan. Banyak kelas yang sudah mulai menyelesaikan muralnya tersebut atau bahkan sudah berada di tahap terakhir yaitu finishing. Setiap kelas secara bergantian saling membantu melukiskan gambar di dinding parkiran motor. Suasana di area tersebut tidak tegang dan terasa santai, gelak tawa dan canda menyelimuti tempat tersebut. Kegiatan melukis mural adalah suatu kegiatan yang menyenangkan karena selain mengasah kemampuan dan kreativitas dalam pemilihan warna, tetapi juga meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antar teman. 

Hari ini, Classmeeting II kembali dihadirkan dengan adanya Inigo in Borderland #5. KKL semua angkatan harus mencari DKKL yang nantinya akan memberikan misi/pertanyaan. Setelah menyelesaikan misi/menjawab pertanyaan tersebut, KKL akan mendapatkan satu potongan kertas yang terlaminating. Potongan-potongan kertas itu kemudian perlu digabungkan karena akan menjadi petunjuk perjalanan Inigo in Borderland selanjutnya. KKL begitu semangat mencari DKKL dan mengumpulkan potongan-potongan kertas tersebut. Kegiatan yang dilakukan hingga pukul 13.00 ini mengajarkan pentingnya kerjasama dalam komunitas. Bukan lagi berfokus pada individu dan terpaku secara perseorangan, tetapi bersama-sama dan bersatu padu untuk komunitas. 

Semifinal Basket pada hari ini diawali dengan Three Pointer! Laga panas langsung dibuka dengan three point  yang bikin penonton bersorak. Kelas XI H dan XC menjadi kedua tim terbaik pada classmeeting kedua pada tahun 2025 ini setelah berhasil mengalahkan kelas-kelas lain pada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Memang tidak diragukan lagi, tim basket yang mewakili kelas XI H maupun XC sama-sama kompak dan sangat jago. Kedua tim  saling kejar poin, aksi cepat dan blok keras terus terjadi. Suasana makin panas, sorakan pun makin ramai. Pertandingan super seru!

Jangan lewatkan juga pertandingan PUBG! Pertandingan sengit ini kembali hadir dan dilakukan di Galeri Kanisius dengan perwakilan setiap kelas yang duduk melingkar di satu meja. Pada hari ini, dilakukan pertandingan 16-20. Terdapat layar LCD yang menunjukan map serta petunjuk lainnya yang tidak boleh dilihat oleh para peserta secara langsung di awal permainan. Peserta terlihat begitu lihai menggunakan jarinya untuk menggerakan kursor dan juga tombol lainnya. Atmosfer di ruangan itu bercampur aduk, ada yang fokus, ada juga yang santai, tetapi secara keseluruhan KKL begitu menikmati pertandingan ini. Setelah proses yang panjang, akhirnya diumumkan perolehan 3 poin teratas sementara dari pertandingan 1-20 adalah kelas X-A (334 poin), XI-C (251 poin), dan X-C (246 poin). 

Eits tidak sampai disitu saja, pertandingan sepak bola di hari ini juga tak kalah menarik dari classmeeting yang lain. Di pertandingan sepak bola pertama antara koloni GJ 74 melawan AD 74, terjadi perlawanan yang cukup sengit di babak pertamanya. Namun sayang, GJ 74 harus Menerima kekalahan 4:1 atas AD 74. Meski demikian suporter dari GJ 74 tetap menyemangati mereka atas kerja keras yang dilakukan oleh sepak bola GJ yang berhasil membawa mereka lolos ke babak semifinal. Namun game kedua juga tak kalah sengit, sebab pertandingan sepak bola BC 74 melawan EH 75 berakhir dengan Skor 2:1. Nampaknya BC Dan AD 74 akan bertanding secara langsung memperebutkan juara 1 dan 2, sedangkan GJ 74 dan EH 75 akan bertanding memperebutkan juara 3. Kira-kira akan sesengit apa pertandingan mereka?

Di selasar pamong oyola, suasana hening tapi tegang. Para pemain PS bertanding membawa nama kelas, dengan sorak kecil dari teman-teman yang mendukung dari belakang. Setiap gol disambut teriakan, setiap kesalahan diikuti tawa kecil.

Menjadi momen paling menegangkan dua kelompok yang saling adu strategi dan fokus. Saat pertandingan usai, tepuk tangan meriah pun pecah. Bukan hanya karena siapa yang menang, tapi karena semuanya bermain dengan sepenuh hati. Di Loyola, bahkan dari sebuah game, kita belajar arti sportivitas dan kebersamaan.