Light Up the World! – Reportase Classmeet II 2025

Tidak terasa Classmeeting II 2025 sudah mencapai hari yang ketiga. Semangat dan nyala api tetap berkobar dalam diri setiap KKL. Seluruhnya memiliki keinginan untuk menang dan membanggakan kelas serta koloni masing-masing. Pada hari yang ketiga ini, terdapat beberapa perlombaan yaitu futsal putri, sepak bola, debat, basket, dan Inigo in Borderland.

Secara mengejutkan, KKL 74 menyapu bersih tiga pertandingan dalam rentetan kemenangan! Pertandingan futsal putri pagi ini menjadi pembuka classmeeting yang langsung membakar semangat seluruh siswa. Laga antara kelas 10 dan kelas 11 ini sukses menyita perhatian penonton sejak peluit awal ditiup. Dalam suasana penuh semangat dan keceriaan, tiga pertandingan ini semuanya berhasil dimenangkan oleh tim dari kelas 11. Momen paling mendebarkan terjadi di menit-menit akhir saat kelas 10 mencoba mengejar ketertinggalan. Tapi dengan pertahanan solid dan penguasaan bola yang konsisten, kelas 11 sukses mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Bersamaan dengan futsal putri, pertandingan sepak bola juga berlangsung dengan penuh semangat dan penuh kejutan. Pada pertandingan sepak bola ini, semuanya juga dimenangkan oleh angkatan 74. Koloni G-J 74, A-D 74, dan B-C 74 berhasil membabat habis lawan mereka. Namun, bukan hal itu yang menjadikan pertandingan sepak bola di hari ketiga ini penuh kejutan, namun para supporter dari setiap koloni. Tanpa mereka, pertandingan sepak bola di hari ketiga classmeet akan terasa sangat hambar.

Debat, salah satu lomba yang melatih kemampuan berpikir sekaligus public speaking yang kerap digemari oleh KKL, sudah dimulai pada hari ini. Lomba ini berlokasi di Teater Terbuka dengan berbagai mosi mengenai relatable things yang dialami oleh KKL. Terdapat lima babak debat yang dilakukan hari ini. Suasana begitu tegang, antara tim pro dan kontra selalu mengeluarkan sejumlah argumen yang begitu kritis. Tidak hanya itu, dalam proses sanggah menyanggah pun begitu tegang, setiap tim berpegang teguh pada opininya masing-masing. Tiga juri turut mendengarkan satu per satu babak debat yang dilakukan, menilai dan memberikan skor kepada setiap tim untuk menentukan siapa saja yang akan lanjut ke babak selanjutnya. 

Tidak hanya itu, hari ini juga menjadi hari di mana Inigo in Borderland akhirnya dimulai. Para KKL di awal permainan diminta untuk mengumpulkan pecahan kartu remi berlogo diamond. Kartu-kartu itu tersebar di seluruh penjuru SMA Kolese Loyola dengan total 40 kartu. KKL akan mengambil 1 kartu dari nomor 2–6 serta 1 kartu dari nomor 7–10. Dapat terlihat bahwa KKL 74 maupun 75 begitu antusias bersama koloninya masing-masing mencari dan mengumpulkan keberadaan kartu-kartu tersebut. Mulai dari mencarinya di area Gedung Markus, selasar pamong, LSC, hingga ke area Aula Bellarminus. Setelah mendapatkan kartu, KKL akan menuju ke dua pos yang berlokasi di Markus 2.8 dan Markus 2.13 untuk melanjutkan misi. Misi-misinya pun beragam, mulai dari menemukan pecahan 4C di ruangan gelap dan berhantu hingga bermain catur.