Together We Can: Teamwork Makes the Dream Work! – Reportase Classmeeting II 2025

Rabu, 11 Juni 2025 menjadi hari kelima diadakannya Classmeeting II 2025. Perlombaan untuk memperebutkan kejuaraan masih berlangsung. Sepak bola, futsal putri, basket dan debat hadir untuk memeriahkan kegiatan class meeting ini. Tidak hanya itu, misi Inigo in Borderland juga masih berlanjut dan menghadirkan sejumlah misi unik yang harus dilakukan. Yuk simak keseruannya! 

Mengawali hari kelima class meeting, pertandingan sepak bola hari ini memperebutkan tiket menuju semifinal. Di pertandingan pertama, koloni E-H 75 berhasil mengalahkan koloni G-J 75 setelah pertandingan sengit melalui adu penalti. Sedangkan pada game kedua dimenangkan oleh koloni G-J 74 setelah mengalahkan F-I 74 dengan skor 5 : 3. Dan di game terakhir, koloni B-C berhasil mengalahkan koloni A-D 75. Namun, semua pertandingan ini memiliki kesamaan, yakni semangat juang dari para pemain yang membara serta dukungan dari supporter setiap koloninya yang ikut meramaikan pertandingan, membuat jalannya pertandingan terasa sangat menarik.

Classmeeting Futsal Putri memanas di Aula Belarminus! Tiga pertandingan sengit tersaji dalam classmeeting futsal putri hari ini. Ada pertandingan antar KKL 74 dan KKL 75 namun juga terdapat pertandingan antara sesama KKL 75. Sorak sorai penonton membahana, apalagi saat gol dramatis tercipta di detik-detik akhir laga kedua. Aksi kocak, tekel seru, dan selebrasi lucu membuat suasana makin hidup. Benar-benar pesta futsal penuh gelak tawa dan semangat! Seluruh pemain tanpa ragu melakukan tendangan hebatnya. Bola futsal itu teroper ke sana ke mari, berpindah-pindah dari tim satu ke tim lainnya. Para penonton menjadi semakin heboh ketika bola futsal itu pada akhirnya bisa masuk ke tim lawan dan mencetakan gol. Meski hanya ada terdapat tiga pertandingan futsal putri, tetapi semangat antusias dan kemeriahan penonton patut diacungi jempol! 

Sama seperti hari-hari sebelumnya, perlombaan debat kembali menjadi perlombaan yang sengit. Area teater terbuka yang menjadi lokasi debat itu begitu tegang. Dua tim beranggotakan tiga peserta duduk berhadapan, pro dan kontra, saling beradu kemampuan untuk memenangkan kompetisi. Pada hari ini, debat dilakukan untuk menentukan siapa saja tim yang berhak untuk mencapai semifinal. Tidak kalah dengan perlombaan lainnya, lomba debat ini juga ditonton oleh sejumlah audiens yang mendukung setiap tim yang maju. Pada penghujung perlombaan, didapatkan hasil pemenang yang akan lanjut ke babak semifinal yaitu kelas X-A, X-H, XI-A, XI-G, dan XI-H. 

Masih dengan keseruan lainnya, Inigo in Borderland hadir dengan misi yang lebih menantang. Setiap kelas perlu untuk menemukan fragmen-fragmen dari kartu keriting berjumlah total empat puluh lima kartu yang tersebar di area SMA Kolese Loyola. Selanjutnya, perwakilan kelas akan menuju ke pos kartu yaitu Markus 2.8 (pos kartu 2-6) dan Markus 2.13 (pos kartu 7-10). Para perwakilan kelas bersama dengan beberapa teman akan mengikuti dua permainan dalam kurun waktu hingga pukul 11.00. Game pertama adalah menyusun balok busa setinggi mungkin. Balok-balok itu juga harus disusun dengan baik karena nantinya akan digoyang-goyangkan untuk dinilai kekuatannya.  

Selain itu, juga terdapat game yang kedua dimana peserta akan mengestafetkan suatu gelang yang berada di area kawat panjang. Mereka harus bisa berhasil untuk mengestafetkannya hingga checkpoint terakhir tanpa menyentuh bagian kawat. Jika gelang logam tersebut mengenai kawat maka, peserta akan memulainya lagi dari checkpoint terakhir yang telah dilewati. Kekompakan begitu diuji dalam permainan ini, tidak hanya itu, saling percaya dan membantu juga menjadi poin penting dalam menyelesaikan misi tersebut. Ruangan–ruangan tersebut penuh dengan kegembiraan dan canda tawa, meski begitu para peserta tetap berusaha semaksimal mungkin untuk meraih poin tertinggi dalam misi Inigo in Borderland #4 ini. 

Siapa disini yang menjadi penggemar basket? Di Classmeeting day 5 ini pertandingan basket kembali mengisi atensi KBKL. Edmund Campion menjadi tempat saksi dimana ramainya sorak-sorai penonton yang begitu antusias melihat gerakan cekatan dari para pemainnya untuk mencetakan poin. Bola basket berpindah dari tangan satu ke tangan lainnya, melewati para pemain dan hingga pada akhirnya masuk ke dalam ring. Pertandingan 11-15 dilalui oleh para peserta dengan sportif, semua peserta baik yang menang maupun yang kalah saling support dan tidak menaruh suatu dendam tersendiri. Hari ini, kelas XI-A, XI-I, X-B, XI-H, X-E, XI-G, X-C, X-I berjuang untuk menjadi yang terbaik di antara yang terbaik. Semuanya mengerahkan potensinya masing-masing, saling membantu dan membentuk suatu tali solidaritas bersama!